Rektor IKOPIN: Inovasi, Dukungan Kebijakan Politik dan Perbanyak Latihan, Kunci Koperasi Jadi Mandiri
Upaya membangun koperasi yang mandiri dan berdaya saing membutuhkan strategi yang mampu mengikuti perubahan zaman. Rektor IKOPIN University, Prof. Dr. Ir. Agus Pakpahan, menilai inovasi, dukungan kebijakan politik dan ekonomi yang kondusif, serta peningkatan kapasitas melalui latihan menjadi bagian penting untuk memperkuat koperasi.
Pandangan tersebut disampaikan Agus Pakpahan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Jawa Barat di Bandung pada 22 Agustus 2023. Kegiatan tersebut mengusung tema “Melalui Transformasi Inovasi Kita Wujudkan Kemandirian Koperasi” dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-76 tingkat Jawa Barat.
Inovasi Jadi Kunci Koperasi
Perubahan dunia usaha membuat koperasi perlu terus beradaptasi. Inovasi dapat diterapkan tidak hanya pada produk, tetapi juga proses kerja dan pengelolaan manajemen koperasi.
Transformasi tersebut diharapkan dapat membuat koperasi lebih mampu menghadapi persaingan sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar kepada anggotanya.
Kebijakan Politik dan Ekonomi Perlu Mendukung
Agus Pakpahan menilai koperasi membutuhkan iklim kebijakan politik dan ekonomi yang suportif. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar koperasi dapat berkembang sebagai bagian dari sistem perekonomian.
Ia juga menyinggung pengalaman sejumlah negara maju yang memiliki ekosistem koperasi kuat sebagai contoh bahwa koperasi dapat berkembang ketika mendapat dukungan yang tepat.
Perbanyak Latihan untuk Tingkatkan Kemampuan
Selain inovasi dan kebijakan, peningkatan kemampuan pengelola koperasi juga menjadi perhatian. Agus menekankan pentingnya memperbanyak kesempatan untuk berlatih agar kemampuan pengurus, pengawas, dan manajer dapat berkembang.
Peningkatan kapasitas tersebut pada akhirnya berkaitan erat dengan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia koperasi.
Pendidikan Koperasi Perlu Diperkuat
Sebagai perguruan tinggi yang memiliki perhatian terhadap bidang perkoperasian, IKOPIN diharapkan dapat menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan koperasi yang terus berubah.
Kurikulum yang relevan dapat membantu menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan manajerial dan pemahaman terhadap tantangan koperasi modern.
Banyak Koperasi Masih Menghadapi Tantangan
Dalam diskusi tersebut, moderator FGD Ida Hindarsah menyampaikan bahwa jumlah koperasi di Indonesia memang besar, tetapi sebagian menghadapi persoalan keberlanjutan. Ia menyebut hampir 50 persen koperasi disebut gagal atau tidak lagi aktif berdasarkan data jumlah koperasi aktif yang disinggung dalam forum tersebut.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan jumlah koperasi perlu diikuti dengan penguatan kualitas pengelolaan dan kemampuan menghadapi perubahan.
Koperasi Harus Kembali pada Jati Diri
Praktisi koperasi Akhmad Afandi juga menyoroti pentingnya menjalankan koperasi sesuai jati dirinya. Menurutnya, koperasi seharusnya berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan anggota.
Koperasi yang sehat tidak hanya dinilai dari keberadaannya, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan oleh anggota.
Manajemen Profesional Sangat Dibutuhkan
Pengelolaan koperasi membutuhkan kemampuan manajerial yang baik. Pengurus dan pengawas perlu memiliki kapasitas untuk menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan.
Transformasi Digital Bisa Jadi Peluang
Perkembangan teknologi juga membuka ruang bagi koperasi untuk melakukan inovasi. Digitalisasi layanan, pengelolaan data, pemasaran, hingga komunikasi dengan anggota dapat membantu koperasi menjadi lebih efisien.
Namun, penerapan teknologi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing koperasi.
Koperasi Harus Memberikan Manfaat bagi Anggota
Tujuan utama koperasi adalah meningkatkan kesejahteraan anggota. Karena itu, setiap inovasi dan transformasi yang dilakukan seharusnya tetap diarahkan untuk memberikan manfaat nyata.
Koperasi perlu mampu menghadirkan solusi atas kebutuhan anggotanya, bukan sekadar mempertahankan keberadaan organisasi.
Kolaborasi Perlu Diperkuat
Pengembangan koperasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Pemerintah, perguruan tinggi, praktisi, organisasi koperasi, serta masyarakat dapat mengambil peran dalam membangun ekosistem yang lebih kuat.
Kolaborasi tersebut dapat menciptakan ruang untuk berbagi pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan mendorong lahirnya inovasi baru.
Menuju Koperasi yang Mandiri
Gagasan yang disampaikan dalam FGD tersebut menunjukkan bahwa kemandirian koperasi membutuhkan proses panjang. Inovasi perlu berjalan bersama dengan dukungan kebijakan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan kemampuan beradaptasi dan pengelolaan yang semakin profesional, koperasi memiliki peluang untuk memperkuat perannya dalam perekonomian.
Harapan Koperasi Semakin Berdaya Saing
Pesan Rektor IKOPIN tersebut menempatkan inovasi, dukungan kebijakan, dan latihan sebagai bagian penting dalam membangun koperasi yang mandiri. Ketiga aspek tersebut perlu diperkuat secara berkelanjutan agar koperasi mampu menghadapi perubahan ekonomi.
Koperasi yang inovatif, dikelola secara profesional, dan benar-benar memberikan manfaat kepada anggota diharapkan dapat semakin berdaya saing serta menjalankan perannya sebagai salah satu kekuatan ekonomi masyarakat.
















































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































