Archives 2026

Tutup Debat Pilgub, Ahmad Syaikhu: Jabar Siap Lepas Landas

Debat terakhir Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) menjadi momentum penting bagi para kandidat untuk menyampaikan visi dan gagasan penutup kepada masyarakat. Pada sesi penutup debat tersebut, calon gubernur Ahmad Syaikhu menyampaikan pernyataan optimistis dengan menegaskan bahwa Jawa Barat siap “lepas landas” menuju masa depan yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Dalam pernyataannya, Ahmad Syaikhu menekankan bahwa Jawa Barat memiliki modal besar untuk berkembang pesat, mulai dari sumber daya manusia yang melimpah, potensi ekonomi kreatif, hingga posisi strategis sebagai provinsi penopang ibu kota negara. Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat ini harus dijawab dengan kepemimpinan yang tegas, kolaboratif, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Syaikhu menilai debat publik sebagai sarana penting bagi masyarakat untuk menilai kapasitas dan gagasan para calon pemimpin. Ia menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara dan seluruh pihak yang telah menjaga debat berjalan dengan kondusif dan substantif. Baginya, perbedaan pandangan antar kandidat merupakan bagian dari demokrasi yang sehat dan harus disikapi dengan saling menghormati.

Dalam debat penutup tersebut, Ahmad Syaikhu kembali menegaskan sejumlah program prioritas yang ditawarkannya. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Ia berkomitmen memperkuat akses pendidikan yang merata dan berkualitas, serta memastikan layanan kesehatan yang terjangkau bagi seluruh masyarakat Jawa Barat, termasuk di wilayah pelosok.

Selain itu, Syaikhu juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi daerah. Ia menyampaikan rencana untuk mendorong pertumbuhan UMKM, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing industri lokal. Menurutnya, Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional jika dikelola dengan kebijakan yang tepat dan berkelanjutan.

Isu pembangunan infrastruktur dan pemerataan pembangunan juga menjadi perhatian dalam pernyataan penutupnya. Ahmad Syaikhu menegaskan bahwa pembangunan harus dirasakan secara adil oleh seluruh wilayah, tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan. Ia berjanji akan mendorong sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar pembangunan berjalan lebih efektif.

Dalam konteks sosial, Syaikhu menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat Jawa Barat yang majemuk. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pilgub sebagai ajang adu gagasan, bukan ajang perpecahan. Menurutnya, perbedaan pilihan politik tidak boleh merusak persaudaraan dan kebersamaan.

Menutup debat, Ahmad Syaikhu menyampaikan ajakan kepada masyarakat Jawa Barat untuk menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci utama keberhasilan demokrasi dan pembangunan daerah. Dengan dukungan rakyat, ia optimistis Jawa Barat dapat melangkah lebih cepat menuju kemajuan.

Pernyataan “Jabar siap lepas landas” yang disampaikan Ahmad Syaikhu mencerminkan keyakinannya bahwa provinsi ini berada di titik penting untuk melakukan lompatan besar. Melalui kepemimpinan yang visioner dan kolaboratif, ia berharap Jawa Barat mampu menjadi provinsi yang unggul, berdaya saing, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya.

Sebut Eks PSG Layvin Kurzawa Bisa Bawa Keuntungan Kode Dari Bos Persib

Manajemen Persib Bandung akhirnya buka suara terkait rumor kedatangan mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa. Isu tersebut belakangan ramai diperbincangkan publik sepak bola nasional setelah nama bek kiri asal Prancis itu dikaitkan dengan klub berjuluk Maung Bandung. Bos Persib pun memberikan sinyal atau “kode” yang semakin menguatkan spekulasi bahwa Kurzawa berpotensi merapat ke Bandung.

Dalam pernyataannya, petinggi Persib tidak secara gamblang mengonfirmasi transfer tersebut, namun menyebut bahwa pemain dengan pengalaman bermain di level tertinggi Eropa tentu memiliki nilai plus bagi tim. Ia menegaskan, Persib selalu terbuka terhadap pemain berkualitas yang bisa memberikan keuntungan, baik dari sisi teknis permainan maupun dampak non-teknis seperti branding klub dan daya tarik kompetisi.

Layvin Kurzawa dikenal sebagai bek kiri dengan pengalaman panjang di kompetisi elite Eropa. Bersama PSG, ia pernah merasakan atmosfer Liga Champions dan bersaing dengan pemain-pemain kelas dunia. Pengalaman tersebut dinilai sangat berharga jika dibawa ke Liga 1 Indonesia, terutama untuk membantu Persib bersaing di level domestik maupun regional.

Bos Persib menilai bahwa pemain dengan jam terbang tinggi seperti Kurzawa tidak hanya berkontribusi di lapangan, tetapi juga bisa menjadi panutan bagi pemain muda. Kehadirannya diyakini dapat meningkatkan standar profesionalisme, disiplin, dan mental bertanding skuad Persib secara keseluruhan. Hal ini sejalan dengan visi klub yang ingin terus berkembang dan tampil konsisten di papan atas.

Meski demikian, manajemen Persib juga menegaskan bahwa proses perekrutan pemain asing tidak dilakukan secara sembarangan. Banyak aspek yang menjadi pertimbangan, mulai dari kondisi fisik, motivasi bermain, hingga kecocokan dengan filosofi tim dan atmosfer sepak bola Indonesia. Klub tidak ingin sekadar mendatangkan nama besar tanpa kontribusi nyata di lapangan.

Rumor kedatangan Kurzawa sendiri mendapat respons beragam dari Bobotoh. Sebagian besar menyambut antusias karena melihat peluang Persib memiliki pemain dengan reputasi internasional. Mereka berharap kehadiran eks PSG itu bisa memperkuat lini pertahanan sekaligus memberikan dimensi baru dalam permainan Persib, khususnya dari sisi kiri.

Namun, ada pula yang mengingatkan untuk tetap realistis. Adaptasi pemain Eropa ke sepak bola Asia, termasuk Indonesia, tidak selalu berjalan mulus. Faktor cuaca, gaya bermain, dan intensitas kompetisi menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, manajemen diharapkan benar-benar melakukan kajian matang sebelum mengambil keputusan final.

Bos Persib menegaskan bahwa target utama klub adalah membangun tim yang kompetitif dan berkelanjutan. Jika seorang pemain, termasuk Kurzawa, dinilai mampu membawa keuntungan bagi klub secara menyeluruh, maka peluang kerja sama tentu terbuka. Namun, jika tidak sesuai dengan kebutuhan tim, Persib tidak akan memaksakan diri.

Pernyataan ini semakin mempertegas bahwa Persib sedang serius membangun kekuatan untuk menghadapi kompetisi mendatang. Isyarat soal Layvin Kurzawa pun dianggap sebagai sinyal bahwa Maung Bandung siap membuat kejutan di bursa transfer. Kini, publik tinggal menunggu apakah “kode” dari bos Persib tersebut akan benar-benar terwujud dalam bentuk transfer resmi atau hanya sebatas wacana belaka.